Ibuku menyayangiku dengan sakti,
Dibengkokkannya perih getir itu
Menjadi relung-relung teduh.
Bapakku menyayangiku dengan sakti,
Dibasuhnya bilur memar itu
Menjadi debar-debar lega.
25.02.2022
Pada hari ini, detik ini, aku bangun dan memilih untuk kembali telanjang. Aku menanggalkan pakaianku, topiku, kasutku, selendangku, cincinku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar