Seperti air yang mengering
di sudut jendelamu,
aku meminyaki engselmu
yang berderit itu.
Seperti cemara yang beku
di ujung musimmu,
aku menuruni kulit kayumu
yang retak itu.
Seperti senja yang merekah
di sisi bola matamu,
aku merekam prasangkamu
yang ranum itu.
19/1/2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar