Kamis, 11 Oktober 2018

akar pintu

Kemudian segenap risau
juga resah juga jengah
juga lelah itu
kita kunyah kita telan

Menjadi segelas jamu
pengobat sukma
Menjadi sebungkus rabuk
penyubur akar
Menjadi sedaun pintu
untuk kita saling melongok.

27 9 18

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hanya Untuk Bersembunyi

Pada hari ini, detik ini, aku bangun dan memilih untuk kembali telanjang. Aku menanggalkan pakaianku, topiku, kasutku, selendangku, cincinku...